Apakah Kalian Tahu Tentang Daya Listrik dan Kerja Listrik, Berikut Penjelasan Tentang Daya Listrik dan Kerja Listrik Yang Singkat Dan Jelas

09.14

A. Pengertian Daya Listrik dan Contoh Penghitungannya

Daya Listrik atau Electrical Power adalah jumlah energi yang diserap atau dihasilkan dalam sebuah sirkuit/rangkaian. Perlu kita ketahui bahwasannya sebuah Sumber Energi seperti Tegangan listrik akan menghasilkan daya listrik sedangkan beban yang terhubung dengannya akan menyerap daya listrik tersebut. 
Dengan kata lain, Daya listrik merupakan ”tingkat konsumsi energi dalam sebuah sirkuit atau rangkaian listrik”. atau daya listrik juga bias diartikan sebagai besarnya usaha dalam memindahkan muatan per satuan waktu atau lebih singkatnya adalah Jumlah Energi Listrik yang digunakan tiap detik. Berdasarkan definisi tersebut, maka

Rumus Menentukan Daya Listrik:

P = V x I , atau  P = R x I² , atau Bisa juga dengan rumus P = V²/R
Dimana :
P = Daya Listrik dengan satuan Watt (W)
V = Tegangan Listrik dengan Satuan Volt (V)
I = Arus Listrik dengan satuan Ampere (A)
R = Hambatan dengan satuan Ohm (Ω)

Sebuah DVD Player pada mobil memerlukan Tegangan 12V dan Arus Listrik sebesar 10 A untuk mengaktifkannya. Berapakah Daya Listrik yang dikonsumsinya ?

Jawab:
Diketahui :
V = 12 V
I  =  10 A
Ditanya = Berapa besar daya yang diperlukan? (P =…… ?)
Jawaban :
P = V x I
P = 12 V x 10 A
P = 120 Watt

Sebuah Lampu kabut pada mobil memerlukan Tegangan 12 V dan hambatan Listrik pada lampu kabut tersebut sebesar 4 Ω,Berapakah Daya Listrik yang dikonsumsi oleh lampu kabut tersebut ?

Jawab
Diketahui :
V = 12 V
R =  4 Ω
Ditanya = Berapa besar daya yang diperlukan? (P =…… ?)
Jawaban :
P = V² / R
P = (12)² / 4
P = 144 / 4
P = 36 W

B. Pengertian Kerja Listrik dan Contoh Penghitungannnya

Sedangkan kerja listrik adalah jumlah kerja yang dilakukan oleh listrik dalam sebuah sirkuit kelistrikan, dimana disimbolkan dengan (W), dengan mengetahui besar kerja listrik kita dapat mengestimasi biaya pembayaran listrik yang akan kita keluarkan,

Rumus Menghitung Kerja Listrik:

W = V x I x t, atau W = P x t
Dimana:
W = Kerja listrik dengan satuan Watt Hour  ( Wh)
P = Daya Listrik dengan satuan Watt (W)
V = Tegangan Listrik dengan Satuan Volt (V)
I = Arus Listrik dengan satuan Ampere (A)
t = waktu dengan satuan jam atau Hour (h)

Mari kita simak bersama untuk memahami tentang rumus kerja listrik melalui contoh kasus berikut ini:
Sebuah Televisi LED memerlukan Tegangan 220V dan Arus Listrik sebesar 1,2 A untuk mengaktifkannya. Berapakah kerja listrik yang dilakukan jika televise tersebut dinyalakan selama 10 Jam?

Penyelesaiannya
Diketahui :
V = 220 V
I = 1,2 A
t = 10 hour
Ditanya = Berapa besar kerja listrik yang dilakukan? (W =…… ?)
Jawaban :
W = V x I x t
W = 220V x 1,2A x 10
W = 2640 Watt Hour

Sekian dan terimakasih, jangan lupa kunjungi juga posting popular kami ini: Istilah - Istilah Dasar yang Harus Kalian Ketahui Ketika Belajar Tentang Ilmu Kelistrikan
Previous
Next Post »

Panduan Service Berkala Mobil 40.000 Km

Panduan Service Berkala Mobil 40.000 Km,- Sebagai pemilik mobil kita wajib  mengetahui cara atau prosedure merawat dan menjaga mobil kita. ...