Penyebab Steer Membanting Kekiri atau kekanan Pada Saat Pedal Rem Diinjak

14.30
Penyebab Steer Membanting Kekiri atau kekanan Pada Saat Pedal Rem Diinjak,- Steer atau kemudi membanting ke salah satu arah, baik ke arah kiri maupun ke arah kanan saat pedal rem diinjak mungkin pernah anda alami. Masalah ini akan menjadikan kurang nyaman dan aman saat berkendara serta beresiko menyebabkan terjadinya kecelakaan.
Gambar steer membanting ke salah satu arah pada saat pedal rem diinjak
Masalah steer yang membanting ke salah satu arah ketika rem diinjak tentu saja disebabkan karena adanya masalah pada sistem rem yaitu antara roda bagian kanan dan roda bagian kiri gaya pengeremannya tidak sama sehingga roda yang mendapatkan gaya pengereman yang lebih besar akan cenderung mengunci dan membuat setir membanting ke arah roda yang mengunci. Secara detail kenapa hal tersebut dapat terjadi, akan kami ulas pada penjelasan berikut ini.

Penyebab Setir Membanting Ke Salah Satu Arah Pada Saat Pedal Rem Diinjak

1. Adanya udara palsu pada sistem rem
Sistem Rem Mobil menggunakan sistem rem jenis hidrolik yang memanfaatkan minyak rem sebagai media penyalur tekanan hidrolis dari pedal rem ke master silinder lalu menuju ke roda-roda melalui saluran minyak rem dan silinder roda.
Gambar proses bleeding rem cakram
Sebagai tempat atau saluran untuk mengalirnya minyak rem pada sistem maka digunakan saluran pipa dan selang. Satu saluran menuju ke roda-roda bagian kanan dan satu saluran lainnya menuju ke roda-roda bagian kiri.

Apabila salah satu saluran terdapat udara palsu di dalamnya maka akan membuat bagian roda tersebut mengalami kegagalan pengereman (tekanan digunakan untuk menekan udara pada sistem) sehingga gaya pengereman akan menurun.

Oleh sebab itu, antara bagian roda kanan dan kiri gaya pengeremannya tidak sama dan akan membuat steer dapat membanting ke arah roda yang mendapatkan gaya pengereman yang lebih besar.

Untuk mengatasi masalah tersebut maka lakukanlah langkah pembuangan udara palsu pada sistem rem atau lebih dikenal dengan istilah bleeding dengan catatan tidak ada kebocoran pada sistem rem.

2. Piston macet
Pada roda mobil untuk menunjang sistem rem dilengkapi dengan komponen silinder roda atau wheel cylinder (untuk rem tromol) dan atau kaliper (untuk rem cakram). Di dalam komponen silinder roda dan kaliper rem tersebut terdapat piston yang berfungsi untuk meneruskan tekanan hidrolis untuk menekan sepatu rem atau pad rem sehingga terjadi pengereman. 
Gambar silinder roda pada rem tromol
Apabila piston pada salah satu roda tersebut macet maka gaya pengereman pada bagian roda tersebut akan lebih kecil atau tidak ada. Hal ini akan membuat steer membanting ke salah satu arah yang gaya pengeremannya lebih besar.

Untuk mengatasi hal tersebut maka lakukanlah pengecekkan pada bagian piston di silinder roda (wheel cylinder)  dan atau piston caliper pada kaliper rem cakram. Apabila ditemui kerusakan pada bagian tersebut dan tidak memungkinkan untuk diperbaiki maka gantilah piston atau mungkin silinder rodanya satu set (tersedia ditoko spare part repaire kit wheel cylinder) 

3. Kanvas atau pad rem aus
Kanvas rem atau brake lining (pada rem tromol) atau pad rem atau brake pad (pada rem cakram) merupakan bagian yang bergesekkan atau bersinggungan dengan tromol rem atau disk rotor saat pengereman berlangsung. Kanvas rem akan bergesekkan dengan tromol atau drum brake sedangkan pad rem akan bergesekkan dengan cakram atau disk rotor

Jika kanvas atau pad rem antara bagian roda kanan dan kiri mengalami tingkat keausan yang berbeda, misalnya secara ekstrimnya kanvas atau pad rem salah satu roda sudah habis sedangkan pada roda lainnya masih maka pengereman pada bagian roda yang kanvas atau pad remnya habis tidak akan optimal. Sehingga hal ini menyebabkan steer membanting ke salah satu sisi pada roda yang memiliki pengereman yang lebih besar.

Oleh sebab itu untuk mengatasi hal tersebut lakukanlah pengecekan kanvas atau pad rem dan apabila kanvas atau pad rem habis maka gantilah dengan yang baru.

4. Penyetelan celah sepatu rem tidak sama
Pada sistem rem tromol, celah sepatu rem harus disetel secara periodik,  Beberapa tipe penyetelan rem tromol dilakukan secara otomatis dan beberapa tipe lainnya harus dilakukan secara manual.

Jika penyetelan celah sepatu rem antara bagian roda kanan dan kiri tidak sama, misalnya celah sepatu rem roda kanan terlalu besar dibanding celah sepatu rem roda kiri maka saat pedal rem diinjak, pengereman akan terjadi lebih dulu pada roda kiri karena celah sepatu rem lebih kecil sehingga roda kiri akan mendapatkan gaya pengereman yang lebih besar dan hal ini dapat menyebabkan steer membantin ke arah kiri.

Untuk mengatasinya hal tesebut diatas,  maka lakukanlah penyetelan celah sepatu rem dengan prosedur yang benar dan pastikan celah sepatu rem kedua roda benar2 sama. 
Demikian artikel tentang penyebab steer membanting ke salah satu arah ketika pedal rem diinjak. Semoga dapat menambah wawasan tentang ilmu otomotif, jangan lupa kunjungi juga ulasan berikut ini. 
Previous
Next Post »

Panduan Service Berkala Mobil 40.000 Km

Panduan Service Berkala Mobil 40.000 Km,- Sebagai pemilik mobil kita wajib  mengetahui cara atau prosedure merawat dan menjaga mobil kita. ...