Mengatasi Trouble Misfiring Pada Mobil, Dengan Cara Memeriksa Koil Pengapian

Mengatasi Trouble Misfiring Pada Mobil, Dengan Cara Memeriksa Koil Pengapian,-. Koil pengapian pada mobil dirancang dengan kekuatan yang dapat diandalkan, namun karena beberapa hal coil pengapia juga dapat mengalami kerusakan, seperti akibat adanya getaran dan panas yang dapat merusak kumparan dan insulator pada koil yang dapat mengakibatkan terjadinya short circuit atau open circuit pada kumparan primer dan kumparan sekunder koil. Namun penyebab kerusakan ignition coil yang paling sering adalah terjadinya overload tegangan listrik karena busi yang jelek dan kerusakan kabel busi.

Jika busi dan kabel busi mengalami kerusakan seperti terputus atau tahanan yang berlebihan maka hal ini dapat mengakibatkan tegangan output pada coil akan meningkat terlalu besar,sehingga hal ini dapat merusak insulator yang terdapat di dalam Koil pengapian dan mengakibatkan short circuit.
Mengatasi Trouble Misfiring Pada Mobil, Dengan Cara Memeriksa Koil Pengapian
Konstruksi Koil Pengapian Tipe Batang atau Stick
Insulator yang terdapat didalam ignition coil dapat mengalami kerusakan jika tegangan output pada koil melebihi 35 KVolt dan saat hal ini terjadi tegangan output ignition coil akan turun dan menyebabkan problem misfiring (Kegagalan pengapian) saat beban mesin berat atau bahkan koil pengapian sama sekali tidak dapat menghasilkan tegangan listrik yang mengakibatkan mobil tidak dapat dihidupkan.

Cara Memeriksa Koil Pengapian

Jika koil pengapian mobil pada sistem pengapian yang masih menggunakan distributor atau delco mengalami kerusakan maka hal tersebut akan mempengaruhi seluruh silinder mesin pada mobil tersebut, sehingga mesin tidak dapat hidup atau akan mengalami misfiring pada saat beban mesin berat.

Akan tetapi berbeda pada sistem pengapian DIS (Distributorless Ignition System atau sistem pengapian tanpa diatributor ) yang mana pada tipe pengapian ini menggunakan 1 koil untuk setiap silinder mesinnya, maka kerusakan satu ignition coil hanya akan mempengaruhi silinder dimana ignition coil tersebut terpasang. Jika mesin hidup dengan putaran yang terasa pincang dan lampu cek engine menyala maka kemungkinan telah terjadi kerusakan misfiring yang dapat diperiksa dengan menggunakan scantool.

Pada mesin mobil keluaran di atas tahun 1996-an yang sudah dilengkapi OBD II kerusakan koil pengapian akan memunculkan kode DTC P030X, dimana huruf "X" menunjukkan posisi silinder mesin yang mengalami gangguan. Sebagai contoh kode DTC P0301 menunjukkan terjadi gangguan misfiring pada silinder nomor 1.

Namun perlu diketahui bahwasannya kode misfiring tersebut tidak menunjukkan secara spesifik kerusakan pada koil pengapian,  karena kerusakan misfiring dapat disebabkan oleh beberapa sebab seperti masalah pada sistem pengapian, masalah pada sistem bahan bakar atau bahkan dapat disebabkan masalah pada kompresi mesin. Jadi tidak serta merta kerusakan misfiring tersebut disebabkan oleh kerusakan pada koil pengapian,  busi atau kabel busi, namun juga bisa disebabkan oleh kerusakan injector atau terjadi kebocoran kompresi mesin. 

Jika terdapat kode DTC yang berhubungan dengan misfiring maka kode DTC akan menunjukkan silinder yang bermasalah. Jika tidak terdapat kode DTC maka dapat dilakukan pemeriksaan tahanan kumparan primer dan kumparan sekunder pada koil pengapian. Serta dapat Juga dilakukan pemeriksaan pada busi (periksa kondisi celah busi dan perhatikan pembentukan lapisan karbon pada elektroda busi). Lakukan juga Periksa kondisi kabel busi masih dalam nilai tahanan yang ditentukan atau tidak.

Jika hasil pemeriksaan menunjukkan komponen sistem pengapian seperti koil, busi dan kabel busi dalam keadaan baik, maka kemungkinan misfire dapat disebabkan oleh injector yang kotor atau mati (Periksa tahanan injector dan tegangan supply injector).

Baca Juga: Cara Pemeriksaan Injektor Pada Mobil Bensin

Jika hasil pemeriksaan injector dalam keadaan baik lakukan pemeriksaan test kompresi untuk memeriksa kebocoran klep, Gasket Kepala silinder atau bahkan kerusakan pada ring liston. 

Jika sistem pengapian pada mesin yang menggunakan 1 ignition coil 1 busi dalam kondisi baik namun mesin tidak dapat hidup karena tidak adanya loncatan bunga api, kemungkinan penyebabnya karena adanya kerusakan pada crankshaft sensor atau CKP sensor, camshaft sensor atau CMP sensor atau bahkan disebabkan oleh masalah pada tegangan suply ke koil pengapian, serta bisa jadi keruskan sirkuit pengapian pada ECU mobil. 

Adapun Cara Memeriksa koil pengapian adalah sebagai berikut:
Jangan pernah melepaskan kabel busi atau kabel tegangan tinggi busi untuk memeriksa loncatan bunga api. selain dapat mengakibatkan resiko tersengat listrik tegangan tinggi, hal tersebut juga dapat mengakibatkan kerusakan pada ignition coil karena tegangan yang dibutuhkan ignition coil akan terlalu berlebihan. Cara terbaik untuk memeriksa loncatan bunga api adalah dengan menggunakan Sparkplug tester Tool.

Jika koil pengapian dicurigai mengalami kerusakan, ukurlah tahanan kumparan primer dan sekunder koil pengapian dengan menggunakan ohm meter. Jika nilainya di luar spesifikasi gantilah koil.

Untuk melakukan pemeriksaan tahanan, hubungkan test lead ohm meter ke terminal Positif dan negatif kumparan primer. umumnya nilai tahanan kumparan primer berkisar antara 0.4 sampai 2 Ohm. nilai tahanan nol menunjukkan terjadi short circuit sedangkan nilai tahan yang tinggi (infinite) menunjukkan terjadi open circuit.
Mengatasi Trouble Misfiring Pada Mobil, Dengan Cara Memeriksa Koil Pengapian
Cara Memeriksa Tahanan Kumparan Primer Koil
Ukur tahan kumparan sekunder dengan menghubungkan test lead ohm meter ke terminal positif ignition coil dan terminal output tegangan tinggi. Koil tipe terbaru biasanya memiliki nilai tahanan sekitar 6 Kohm sampai 8 Kohm.
Mengatasi Trouble Misfiring Pada Mobil, Dengan Cara Memeriksa Koil Pengapian
Cara Memeriksa Tahanan Kumparan Sekunder Koil
Selanjutnya ukur tahan ballast resistor pada koil tipe bottle ya koil tipe stik tidak dengan menghubungkan terminal + Koil dengan terminal B untuk yang tipe internal resistor dan pada kedua ujung resistor untuk tipe yang eksternal resiator dengan spesifikasi  tahanan eksterbal resistor sebesar 1,1 -1,3 ohm dan internal resistor sebesar 0,9 - 1,2 Ohm. 
Mengatasi Trouble Misfiring Pada Mobil, Dengan Cara Memeriksa Koil Pengapian
Cara Memeriksa Tahanan Ballast Resistor Pada Koil
Untuk ignition coil yang tidak berbentuk botol, terminal kumparan primer biasanya terletak pada konektor atau pada bagian bawah ignition coil. lihat petunjuk pada service manual untuk mengetahui lokasi terminal dan metode pengetesan koil pengapian. 
Mengatasi Trouble Misfiring Pada Mobil, Dengan Cara Memeriksa Koil Pengapian
Cara Memeriksa Kumparan Primer dan Sekunder Pada Koil Tipe Batang
Demikian ulasan mengenai Mengatasi Trouble Misfiring Pada Mobil, Dengan Cek Koil Pengapian,semoga dapat menambah wawasan kita, jangan lupa kunjungi artikel pilihan kami berikut. 
Previous
Next Post »