/*

Cara Kerja Rem Tromol Pada Mobil Yang Singkat Dan Mudah Dipahami

Cara Kerja Sistem Rem Tromol Pada Mobil, Perlu sobat ketahui bahwasannya Kelebihan sistem rem tromol adalah braking power yang tinggi (self energizing effect), hal ini disebabkan salah satunya karena luas penampang kanvas rem itu lebih lebar dibandingkan dengan sistem rem cakram sehingga mampu menghentikan kendaraan berbobot besar atau kendaraan niaga, Akan tetapi rem tromol tidak bisa langsung menghentikan kendaraan secara cepat seperti halnya rem cakram melainkan membutuhkan jarak tertentu agar kendaraan bisa berhenti sehingga rem tromol ini boleh dibilang kurang responsif.


Tentunya anda bertanya-tanya sebenarnya cara kerja rem tromol pada mobil seperti apa ya?, oleh karena itu kami akan mencoba mengulas Cara Kerja Rem Tromol Pada Mobil,


Cara Kerja Rem Tromol Pada Mobil:

  • Pada Saat kita menginjak pedal pedal rem, maka pedal rem akan menekan push rod pada master silinder sehingga menekan piston master silinder, setelah piston tertekan akan menyebabkan piston bergerak maju yang berdampak pada mengecilnya volume didepan piston. 
  • Karena Volume didepan piston beisikan cairan minyak rem (Brake Fluid), terjadi pengecilan volume didepan piston menyebabkan fluida terdorong keluar melalui outlet valve menuju outlet house pada master rem. 
  • Sesuai hukum pascal bahwasannya tekanan zat cair tersebut akan diteruskan kesegala arah dengan besar tekanan yang sama besar. 
  • Melalui selang hidraulis atau saluran minyak system rem, tekanan fluida disalurkan ke dalam Wheel Cylinder (Silinder Roda).
  • Selanjutnya didalam Silinder roda tekanan fluida tadi yang telah disalurkan oleh saluran minyak rem, akan diubah menjadi energi mekanis oleh piston pada Wheel cylinder (Silinder Roda). 
  • Setelah itu Piston pada silinder roda (wheel Cylinder) akan bergerak keluar untuk menekan brake shoe atau kanvas rem yang menyebabkan brake shoe mengembang dan timbul gaya penekanan antara brake shoe dan tromol rem (drum brake). Yang kemudian menyebabkan gesekan dan panas sehingga putaran tromol rem (Drum Brake) tersebut secara berlahan mengurangi laju kendaraan dan akhirnya berhenti. 
  • Pada Saat penekanan pedal rem dilepas oleh pengemudi (kita), pegas yang berada di sekitar pedal rem akan menarik pedal rem ke posisi semula. 
  • Piston didalam master silinder pun tertarik kembali keposisi semula oleh pegas pengembali pada master silinder atau master rem sehingga volume di depan piston pada master rem membesar. 
  • Setelah itu akan timbul kevakuman yang mengakibatkan fluida akan tersedot ke dalam volume didepan piston pada master silinder dan sebagian akan kembali ke reservoir tank pada saat ini juga pegas pengembali brake shoe akan menarik kanvas rem kembali ke posisi semula sehingga tidak bergesekan dengan tromol rem yang kemudian gaya pengereman antara brake shoe dan tromol rem (drum brake) akan terlepas, yang menyebabkan tromol rem terbebas dan dapat berputar seperti semula sehingga tidak terjadi proses pengereman. 
Demikian ulasan tentang Cara Kerja Rem Tromol Pada Mobil semoga bisa menambah wawasan dan pegetahuan anda, Silahkan kunjungi pula ulasan kami ini: Cara Kerja Rem Cakram Pada Mobil.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel