/*

Ukuran Celah Busi Mobil Injeksi, Sangat Perlu Sahabat Ketahui Agar performa Mobil Selalu Baik

Ukuran Celah Busi Mobil Injeksi,- Busi atau juga disebut sebagai spark plug adalah salah satu komponen pada sistem pengapian pada mesin bensin. Busi memiliki fungsi untuk memercikan bunga api melalui celah elektrodanya sebagai sumber panas untuk membakar campuran bahan bahan bakar dan udara didalam ruang bakar mesin.

Ukuran celah busi mobil injeksi

Perlu sahabat ketahui bahwa, syarat terjadinya suatu proses pembakaran yaitu adanya tiga unsur pembakaran diantaranya yang pertama adanya bahan bakar, kedua adanya udara dan yang ketiga adanya sumber panas atau api. Agar sebuah mesin dapat menghasilkan tenaga yang optimal. maka salah satunya dengan memperbaiki kualitas sistem pengapian pada mesin tersebut sehingga sistem pengapian dapat menghasilkan percikan bunga api yang baik dan kuat pada busi, alhasil proses pembakaran campuran bahan bakar dan udara dapat berjalan dengan baik dan mampu menghasilkan tekanan pembakaran yang optimal.

Jika tegangan tinggi dari koil pengapian pada elektroda busi langsung dihubungkan ke masa maka hal ini akan menghasilkan panas pada elektroda saja dan tidak akan menghasilkan percikan. Agar elektroda busi mampu memercikkan bunga api maka dibuat celah antara ujung elektroda tengah dan masa pada busi itu sendiri. ketika tegangan listrik yang melewati elektroda busi kecil, maka tidak akan terjadi apapun pada celah elektroda busi. akan tetapi jika tegangan yang mengalir yang dihasilkan oleh koilpengapian 10KV hingga 20 KV maka tegangan ini akan mampu keluar atau melompat dari elektroda tengah menuju elektroda masa dalam bentuk percikan bunga api.

ukuran Celah busi menjadi salah satu faktor yang dapat menentukan apakah percikan mampu keluar ataukah tidak melalui elektroda busi. ukuran Celah busi yang terlalu renggang cenderung membutuhkan muatan yang lebih besar agar dapat terjadi percikan. Jika muataan yang dihasilkan standar maka percikan yang dihasilkan juga lebih kecil. yang mana hal ini tentunya akan berpotensi menyebabkan missfiring. Ukuran Celah busi yang terlalu sempit, juga justru akan menyebabkan percikan bunga api yang lebih besar akan tetapi tidak terarah, yang justru panas pada busi akan cepat terbentuk sehingga dapat mempengaruhi proses pembakaran campuran bahan bakar dan udara didalam mesin.

Jenis-Jenis Busi

Dilihat dari bentuk celah busi, busi dapat dibedakan menjadi dua jenis, yaitu :
  1. Busi Tipe Single Elektrode, Jenis busi ini memiliki satu buah ground point dan celah vertikal diujung elektrodanya. Tipe busi ini akan menghasilkan percikan bunga api dengan bentuk memanjang sehingga sangat cocok diaplikasikan pada mesin berkapasitas sedang.
  2. Busi Tipe Multi Elektrode, Jenis busi ini memiliki ground point dua atau lebih yang terletak disamping elektroda temgahnya. Tipe busi ini akan menghasilkan percikan bunga api pada samping elektrodanya dengan jumlah sesuai jumlah ground point busi. Tipe busi ini juga memiliki diameter lebih besar dan sering dipakai pada mesin berkapasitas lebih besar (kapasitas mesin setiap silindernya sekitar 500 cc keatas).
Ukuran celah busi mobil injeksi

Perlu sahabat ketahui bahwa ukuran celah busi mobil injeksi terdapat beberapa variasi. Hal ini tergantung spesifikasi mesin yang digunakan. Pada umumnya ukuran celah busi berkisar antar 0,8 mm sampai 1,0 mm (untuk lebih detailnya silahkan buka buku manual mobil sahabat). untuk busi tipe iridium memiliki celah busi yang lebih sempit 0,6 - 0,8 mm .

Ukuran Celah Busi Mobil Injeksi Yang Tepat

Berikut ini beberapa daftar ukuran celah busi mobil injeksi yang dapat sahabat gunakan sebagai pedoman saat menyetel celah busi,diantaranya:
  • Ukuran Celah Busi Toyota Avanza 1,0 - 1,1 mm
  • Ukuran Celah Busi Suzuki Ertiga 0,7 - 0,9 mm
  • Ukuran Celah Busi Nissan Livina 0,9 - 1,1 mm
  • Ukuran Celah Busi Honda Mobilio 0,7-1,1 mm
  • Ukuran Celah Busi Toyota Rush 0,7- 1,0 mm

Ukuran Celah busi dapat berubah bertambah besar karena terjadi keausan, oleh karena itu pengecekan ukuran celah busi ketika sahabat melakukan pekerjaan servis berkala harus di lakukan setiap kelipatan 10.000 atau 20.000 Km tergantung jenis busi yang digunakan. Selain pemeriksaan ukuran celah busi, pemeriksaan kondisi kepala busi terhadap kerak, kotoran, karbon juga harus dilakukan dengan maksud agar kinerja busi dapat maksimal bekerja dengan baik. Jika kinerja busi kurang baik maka tenaga hasil pembakaran didalam ruang bakar yang dihasilkan oleh mesin juga akan kurang optimal atau loyo.

Pengaruh Ukuran Celah Busi Terhadap Performa Mesin

Ukuran celah busi mobil injeksi tidak bercelah

  • Elektroda busi tidak tebentuk loncatan bunga api
  • Tidak terjadi pembakaran bahan bakar didalam ruang bakar.
  • Mesin mobil tidak bisa dihidupkan

Ukuran celah busi mobil injeksi terlalu sempit

  • Elektroda busi cenderung lebih cepat kotor.
  • Loncatan bunga api yang dihasilkan busi relatif lemah dan kecil.
  • Tenaga yang dihasilkan mesin saat proses pembakaran relatif berkurang.

Ukuran celah busi mobil injeksi terlalu besar

  • Tegangan listrik yang diperlukan agar busi mampu menghasilkan loncatan bunga api akan lebih tinggi. Sehingga mobil akan terasa tersendat-sendat Jika sistem pengapian tidak mampu memenuhi kebutuhan tegangan tersebut.
  • Beban tegangan listrik pada busi yang terlalu besar yang berakibat Isolator-isolator tegangan tinggi pada busi cepat rusak.
  • Mesin Mobil Menjadi Agak Sulit dihidupkan.
Demikian ulaan kami tentang Ukuran celah busi mobil injeksi, perlu sahabat ketahui agar performa mobil tetap baik, Semoga dapat menambah wawasan kita semua, jangan lupa kunjungi juga artikel pilihan kami lainnya berikut ini.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel