Cara Mengatasi Karbu Brebet,Kenali Karbu Sepada Motormu Brebet atau Ngempos??

Cara Mengatasi Karbu Brebet,Kenali Karbu Sepada Motormu Brebet atau Ngempos??,-Setingan karbu sepeda motor merupakan langkah akhir dari setiap pekerjaan korek motor sobat otomotif sekalian, baik itu motor dengan mesin 4 langkah ataupun 2 langkah pasti akan melewati tahap seting karburator.

Tahap seting karburator ini sangat membutuhkan waktu yang relatif lama dibanding saat tuning bagian mesin lainnya yang berhubungan dengan performa sepeda motor. Waktu minimal yang dibutuhkan para tuner sepeda motor atau para mekanik untuk mencari setingan karburator dengan komposisi mesin kurang lebih biasanya sekitar 1 minggu-an.

Mesin motor standar, korek harian, atau korekan full dapat di anggap layak di tes untuk berlari di trek saat gejala brebet knalpot hilang baik itu pada putaran grip gas full atau sedang. Gejala karbu brebet ini tidak dipengaruhi oleh entah sepeda motor itu menggunakan karburator standar ataupun menggunakan karburator racing. Baik itu karburator racing sekalipun jika spuyernya tidak pas, gejala brebet saat seting karburator akan selalu ditemui.

Nah pada ulasan kali ini kami akan membahas bagaimana caranya bagi kita sebagai orang awam mengenali atau memahami cara seting karburator yang sesuai dengan mesin, ada beberapa parameter bagi kita dengan menggunakan filling untuk menetukan komposisi spuyer karburator sepeda notor yang pas. 

Langkah-Langkah Mengenali Gejala Setingan Karburator Yang Kurang Sesuai

Berikut ini langkah-langkah dalam mengenali gejala motor dari setingan karburator:

Gejala Akibat Ukuran pilot jet terlalu kecil

Pada saat motor diajak berjalan sedang dan putaran grip gas tanggung (grip gas di gantung) jalannya motor endut-endutan. Silahkan di naikan/ganti dengan pilot jet berukuran 1 klip di atasnya, tingkatan ukuran pilot jet adalah misal dari 17.5, 20.0, 22.5, 25.0, dan seterusnya, tiap kenaikan atau penurunan pilot jet selisih 0.25.

Gejala Akibat Ukuran pilot jet terlalu besar

Pada saat motor di ajak berakselerasi atau grip gas di putar sekaligus dari bawah dan mesin terasa nahan juga bunyi knalpot ada brebet. Silahkan sesuaikan dan turunkan 1 klip ukuran pilot jet-nya.

Gejala Akibat Ukuran main jet terlalu kecil

Hal ini menyebabkan utaran mesin di atas terasa kering dan kecepatan motor pada top speed statis. Jika di putar grip gas di tempat, raungan mesin pada putaran mesin full seperti nangis walaupun gejala brebetnya hilang. Main jet terlalu kecil tidak membuat gejala mesin brebet pada putaran atas.

Gejala Akibat Ukuran Main jet terlalu besar

Hal ini dapat menyebabkan putaran mesin pada grip gas full saat berpindah gigi akhir misal gigi 5 atau 6 suara mesin ada penurunan (seperti berat) namun jangan salah mengartikan putaran mesin berat disini bisa bertanda kampas kopling masih bagus tetapi jika pada perpindahan gigi dan rpm mesin belum tinggi, lain ceritanya kalau saat perpindahan transmisi gigi akhir dan rpm mesin tinggi namun mesin terasa berat. Jika di seting di tempatpun (motor tidak di tunggangi) grip gas pada putaran atas akan membuat brebet pada mesin dan knalpot.

Gejala Akibat Posisi Jarum Skep Terlalu Irit atau Terlalu Keatas

Posisi klip jarum skep terlalu irit, mengakibatkan gejala mesin menjerit kurang bahan bakar juga pada rpm tengah dan tinggi pada saat grip gas di putar sekaligus naik turun saat motor di seting di tempat.

Gejala Akibat Posisi klip jarum skep terlalu kebawah

Hal ini akan mengakibatkan gejala brebet pada putaran atas grip gas saat seting di tempat, saat motor di tunggangi gejala brebet hilang pada top speed namun jika grip gas di lelepin sekaligus rpm mesin tidak mampu tinggi karena gejala brebet (hal ini penting untuk start para motor drag).

Setingan pilot dan main jet serta jarum skep yang pas untuk konsumsi mesin ialah saat skrup angin di putar kurang lebih 1.5 sampai dengan 2.5 kali putaran obeng min dengan keadaan rpm mesin perkiraan ada pada putaran tengah (grip gas tanggung) mesin motor berteriak dan naik sendiri seiring skrupnya di putar.

Perlu sobat otomotif sekalain ketahui juga bahwasannya cara seting karburator di atas di pengaruhi banyak hal, bisa jadi setingan karburator sudah pas dengan kebutuhan mesin namun spesifikasi di bawah ini yang menjadi penyebabnya :
  • Spesifikasi atau kebutuhan knalpot yang belum sesuai.
  • Tegangan pengapian tidak konstan atau tidak stabil
  • Busi yang sudah tidak layak pakai.
  • Porting silinder mesin 2 tak terlalu berlebih.

Perlu diingat sobat otomotif juga, mendeteksi campuran bahan bakar yang pas dengan kebutuhan mesin dan karburator adalah dimana warna elektroda busi adalah coklat ke bata-bataan saat di buka setelah mesin di ajak berlari full atau grip gas di putar full. Jika hitam dan basah menandakan bahan bakar terlalu banyak dan jika putih menandakan bahan bakar terlalu irit.

Demikian ulasan kami tentang Cara Mengatasi Karbu Brebet,Kenali Karbu Sepada Motormu Brebet atau Ngempos??,semoga dapat menambah wawasan kita,jangan lupa untuk mengunjungi artikel pilihan kami yang lain berikut ini.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel