/*

Inilah Kelebihan dan Kekurangan Sistem Penggerak Roda Belakang Pada Mobil, Yang Harus Anda Perhitungkan

Kelebihan dan Kekurangan Sistem Penggerak Roda Belakang,- Berikut akan kami bahas kelebihan dan kekurangan dari masing-masing jenis penggerak roda mobil, dan pada posting kali ini kami akan mengupas kelebihan dan kekurangan system penggerak roda belakang (FR) pada mobil, sebagai bahan referensi bagi sobat yang bermaksud membeli mobil baru atau sekedar menambah wawasan.

1. Konstruksi Sederhana.
Pada mobil dengan system penggerak roda belakang konstruksinya sangat sederhana,terutama pada axle shaft(As roda) yang kuat dan kokoh meskipun melibas jalan yang jelek.

2. Biaya Perawatan dan Perbaikan Lebih Terjangkau.
Biaya perbaikan yang ditimbulkan kerusakan pada jenis system penggerak roda belakang tidak akan lebih besar dari jenis system penggerak roda depan (FF).

3. Lebih Kuat dan Tangguh Ketika Melintas Jalan Yang Rusak.
Kendaraan dengan jenis system penggerak roda belakang lebih kuat dan tidak rawan Axle Shaftnya pada saat melintas jalan yang rusak dan dikemudikan dalam kecepatan tinggi.

4. Lebih Baik dan Stabil Pada Saat dikemudikan Pada Kecepatan Tinggi
Keseimbangan mobil dengan system penggerak roda belakang lebih baik ketika dikemudikan pada kecepatan yang tinggi karena berat kendaraan seimbang dari depan sampai belakang.

5. Lebih Bertenaga di Jalan Menanjak

Mobil yang mengandalkan sistem penggerak roda belakang akan menyalurkan tenaga ke roda belakang. Karena didistribusikan ke roda belakang, maka tenaga tersebut bertugas mendorong mobil. Lain halnya dengan sistem penggerak roda depan yang tenaganya disalurkan ke roda depan, sehingga bertugas untuk menarik mobil, Dibanding tarikan, karakteristik dorongan akan memudahkan kemampuan mobil ketika membawa beban yang lebih banyak, bahkan walaupun di jalan menanjak sekalipun.

6. Mudah Bermanuver di Tikungan Tajam
Radius putar mobil dengan sistem penggerak ini lebih patah, sebab arah roda depan tidak dibatasi oleh drive shaft di depan. Dengan begini, tidak sulit bagi mobil ini untuk melintasi tikungan tajam. Pengemudi juga tidak akan mengalami kesulitan saat melakukan sudut parker.

1. Sistem penggerak roda belakang, kurang mendapat traksi di saat kondisi jalan licin karena hujan atau berpasir.
Hal ini disebabkan karena daya dorong mobil berada di roda belakang. Jadi mobil akan susah dikendalikan saat kecepatan tinggi di jalanan yang licin. Di mobil mewah dan mobil balap, pada mobil penggerak roda belakang. Saat ini telah dilengkapi dengan sistem kontrol traksi roda atau lebih dikenal dengan nama traction control system. Tujuannya untuk membantu pengendalian mobil saat di kemudiakan di jalanan licin pada kecepatan tinggi.

2. Karena penambahan As panjang (poros Propeller) pada mobil untuk mengerakkan roda belakang, maka berat mobil akan bertambah.
Hal ini mengakibatkan lebih borosnya konsumsi bahan bakar. Selain itu biaya produksi dari perakitan mobil dengan sistem penggerak roda belakang lebih mahal, berakibat akan nilai jual baru dari mobil tersebut juga lebih mahal.

Silahkan Kunjungi juga posting terpopular kami ini.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel