Fungsi Dioda dan Jenisnya, Pahami Agar Kalian Bisa Mengidentifikasi Sesuai Dengan Kegunaannya Masing-Masing

08.54
Dioda dan Jenis-Jenisnya, – Dioda atau Diode adalah komponen elektronik yang dapat menghantarkan arus listrik ke satu arah saja. Jika arah arusnya terbalik, maka Dioda akan menghambat arus listrik tersebut. Nama Dioda ini pertama kali diperkenalkan oleh William Henry Eccles pada tahun 1919. Istilah Dioda ini berasal dari kata “Di” yang artinya adalah “dua” dan kata “ode” yang artinya adalah “jalur”.

Karena sifatnya yang dapat menghantarkan arus listrik ke satu arah (forward bias) dan menghambat arus listrik dari arah sebaliknya (reverse bias), dioda sering digunakan sebagai penyearah bentuk gelombang (wave rectifier) dalam pencatu daya. Dioda juga sering digunakan pada rangkaian-rangkaian listrik dan elektronik yang memerlukan hasil “satu arah”. Bahan semikonduktor yang sering digunakan untuk membuat Dioda adalaah bahan Silikon (Si) dan bahan Germanium (Ge).

Jenis-Jenis Dioda

Jenis-Jenis Dioda Beserta Fungsinya 

Dioda Normal adalah dioda yang paling banyak kita temui dalam rangkaian elektronik, terutama pada rangkaian pencatu daya (power supply), Dioda jenis ini disebut juga Dioda Normal Normal Diode, karena merupakan dioda standar yang paling umum digunakan atau juga disebut sebagai Dioda Penyearah (Rectifier Diode) karena biasanya digunakan sebagai penyearah Arus listrik pada Pencatu Daya atau power supply.
Dioda Bridge adalah Dioda yang terdiri dari 4 dioda normal yang digunakan sebagai penyearah gelombang penuh dalam rangkaian Pencatu Daya (Power Supply). Dengan menggunakan Dioda Bridge ini, kita tidak perlu lagi merangkai 4 buah dioda normal menjadi rangkaian penyearah tegangan AC ke tegangan DC karena telah dikemas oleh produsen menjadi 1 komponen saja. Dioda Bridge ini memiliki 4 kaki terminal (2 kaki terminal Input untuk masukan tegangan / arus bolak-balik (AC) dan 2 kaki terminal untuk Output Positif (+) dan Output Negatif (-)).

Baca Juga: Transistor dan Jenisnya, Penjelasan Singkat dan Sangat Mudah Dipahami 
Dioda Zener adalah jenis dioda yang dirancang untuk dapat beroperasi di rangkaian reverse bias (bias balik). Karakteristik Dioda Zener ini adalah dapat melewatkan arus listrik pada kondisi bias terbalik (reverse bias) apabila tegangan mencapai titik tegangan breakdown-nya.  Namun pada saat Forward bias (bias maju), Dioda Zener ini dapat menghantarkan arus listrik seperti Dioda normal pada umumnya. Dioda Zener dapat memberikan tegangan referensi yang stabil sehingga banyak digunakan sebagai pengatur tegangan (Voltage Regulator) pada pencatu daya (Power supply).
Dioda LED adalah jenis dioda yang dapat memancarkan cahaya monokromatik ketika diberikan tegangan maju (Forward bias). LED ada yang berwarna merah, jingga, kuning, biru, hijau dan putih tergantung pada panjang gelombang (wavelength)  dan jenis senyawa semikonduktor yang digunakannya. Kita dapat menemukan aplikasi Dioda ini di lampu-lampu penerangan rumah maupun jalan raya,lampu sepeda moto dan mobil, lampu variasi motor dan mobil, lampu indikator peralatan elektronik dan listrik, lampu dekorasi dan iklan serta backlight untuk TV LCD.
Photodiode adalah jenis Dioda yang dapat mengubah energi cahaya menjadi arus listrik. Dioda ini digunakan sebagai sensor untuk mendeteksi cahaya seperti pada sensor cahaya kamera, sensor penghitung kendaraan, scanner barcode dan peralatan medis. Photodiode terbagi dalam dua jenis yaitu Dioda Photovoltaic (Dioda yang menghasilkan tegangan seperti sel surya) dan Dioda Photoconductive (Dioda yang tidak menghasilkan tegangan dan harus diberikan sumber tegangan lain untuk penggerak bebannya).
Laser Diode adalah jenis dioda yang dapat menghasilkan radiasi atau cahaya koheren yang dapat dilihat oleh mata dan spektrum inframerah ketika dialiri arus listrik. Dioda Laser ini sering digunakan pada perangkat audio/video seperti Player DVD dan Blueray, Laser pointer, Scanner Barcode, Alat ukur jarak dan Printer laser. LASER merupakan singkatan dari “Light Amplification by Stimulated Emission of Radiation”.
Dioda Varactor atau juga disebut sebagai Dioda Varicap yang mana dioda ini merupakan jenis dioda yang memiliki sifat kapasitas yang berubah-ubah sesuai dengan tegangan yang diberikan. Dioda Varactor ini sering digunakan di rangkaian-rangkaian yang berkaitan dengan frekuensi seperti osilator, TV Tuner dan Radio Tuner. Simbol Dioda ini biasanya disimbolkan dengan sebuah dioda yang ujungnya ditambahkan sebuah kapasitor.
Dioda ini merupakan jenis dioda yang mampu beroperasi pada kecepatan yang sangat tinggi dan dapat berfungsi dengan baik pada gelombang mikro (Microwave). Dioda ini biasanya digunakan di rangkaian pendeteksi frekuensi dan konverter.
Dioda ini merupakan jenis dioda dengan tegangan maju yang lebih rendah dari dioda normal pada umumnya. Pada arus rendah, tegangan jatuh bisa berkisar diantara 0,15 Volt sampai dengan 0,4 Volt. tegangan ini lebih rendah dari dioda normal yang terbuat dari silikon yang memerlukan 0,6 Volt. Dioda ini banyak digunakan pada aplikasi rectifier (penyearah).

Previous
Next Post »

Panduan Service Berkala Mobil 40.000 Km

Panduan Service Berkala Mobil 40.000 Km,- Sebagai pemilik mobil kita wajib  mengetahui cara atau prosedure merawat dan menjaga mobil kita. ...