Fungsi Dan Cara Kerja Teknologi Turbocharger Pada Mobil

Fungsi Dan Cara Kerja Teknologi Turbocharger Pada Mobil,- Proses pembakaran pada mesin kendaraan bermotor berbahan bakan bensin terjadi antara tiga material yakni udara, bahan bakar dan percikan api. Sedangkan pada mesin diesel, hanya terdiri dari dua material yakni udara dan bahan bakar saja.

Besar kecilnya tenaga yang dihasilkan oleh mesin akan tergantung dengan masa udara dan bahan bakar yang masuk kedalam ruang bakar. Semakin banyak masa udara yang masuk keruang bakar dan ikut terbakar dengan bahan bakar pada saat khir langkah kompresi, maka semakin tinggi pula tenaga yang dihasilkan oleh mesin tersebut. Namun, untuk memasukan banyak udara kedalam ruang bakar diperlukan kapasitas mesin yang besar. Dengan teknologi turbocharger masalah tersebut bisa diatasi, turbocharger akan membuat masa udara yang masuk kedalam ruang bakar pada mesin menjadi lebih banyak meski kapasitas mesin cukup kecil.

Baca juga: Fungsi dan Cara Kerja Tahanan Ballast Pada Coil Pengapian

1. Cara Kerja Turbocharger Pada Mobil

Cara kerja teknologi turbocharger tidak lebih dari sebuah kompresor udara, yang mana bertujuan untuk memompa udara dari filter udara menuju ruang bakar. Hal ini akan membuat udara yang masuk kedalam ruang bakar menjadi lebih banyak yany berdampak pada tenaga mesin meningkat pula.

Gas buang yang dihasilkan dari proses pembakaran di mesin akan disalurkan ke turbin penggerak (turbine section) turbocharger sehingga gas buang tersebut akan memutar sudu-sudu turbin penggerak tersebut. Antara turbin penggerak dihubungkan dengan bagian turbin kompresor (compressor section) melalui batang penghubung (shaft). Turbin pada bagian kompresor ini berfungsi untuk menghisap udara dari luar dan menekannya untuk menaikkan volume dan masa udara yang masuk keruang bakar yang disalurkan melalui intake manifold

Karena udara yang dihisap di dalam ruang bakar bertekanan maka volume udara yang ada di dalam ruang bakar juga akan meningkat (tekanan kompresi akan meningkat) sehingga akan meningkatkan daya yang dihasilkan saat proses pembakaran.

Namun jika volume atau tekanan udara yang masuk ke dalam ruang bakar berlebihan maka justru akan membuat kinerja mesin menjadi tidak optimal. Oleh sebab itu pada turbocharger dilengkapi dengan pengatur banyaknya udara yang masuk ke dalam intake manifold.

2. Keuntungan dan kerugian pemakaian turbocharger

2.1 Keuntungan turbocharger
  • Lebih responsif karena daya yang dihasilkan lebih besar
  • Pemakaian bahan bakar lebih efisien
  • Ramah lingkungan karena pembakarannya akan lebih baik.
    2.2 Kerugian turbocharger
    • Membutuhkan perawatan yang lebih banyak dibandingkan dengan kendaraan yang tidak dilengkapi dengan turbocharger.
    • Menambah beban kerja kendaraan.
    • Penggantian oli yang lebih sering dilakukan.

      3. Dampak teknologi turbocharger terhadap mesin

      A. Gas buang mesin terhambat
      Dengan disematkannya teknologi ini pada mesin, maka gas buang mesin akan terhambat. Turbocharger memanfatkan gas sisa pembakaran sebagai sumber tenaga untuk dapat memenuhi fungsinya. Hasilnya, gas buang yang harusnya lancar menuju muffler akan sedikit terhambat. Terhambatnya aliran gas buang ini akan membuat RPM mesin sedikit tertahan, meski demikian udara yang masuk ke ruang bakar lebih banyak. Sehingga tidak ada kerugian tenaga yang dihasilkan oleh mesin.

      B. Lebih boros bahan bakar (dibandingkan mesin dengan kapasitas sama)
      Dengan adanya teknologi ini, maka pemasukan udara ke dalam ruang bakar menjadi lebih banyak, secara otomatis maka bahan bakar yang harus dimasukan ke ruang bakar juga lebih banyak. Ini akan membuat pemakaian bahan bakar lebih boros dibandingkan mesin dengan kapasitas sama.

      C. Torsi mesin akan meningkat
      Efek positif yang sangat terasa, ada pada torsi atau tenaga mesin yang dihasilkan. torsi ini adalah kekuatan puntir yang dikenakan pada suatu benda. Jadi, saat sebuah mobil memiliki torsi besar, maka mobil mampu membawa beban berat meski berjalan pada RPM rendah karena kondisi jalan yang rusak atau menanjak. 

      Demikian artikel tentang fungsi dan cara kerja teknologi turbocharger pada mobil, semoga dapat menambah wawasan kita tentang teknologi otomotif, jangan lupa kunjungi juga ulasan berikut ini. 

      Previous
      Next Post »