Fungsi Dan Cara Kerja IAT Sensor Pada Mobil Injeksi

04.30
Fungsi dan Cara Kerja IAT (Intake Air Temperature) Sensor Pada Mobil Injeksi,-  IAT sensor berfungsi untuk mengukur atau mendeteksi temperatur udara yang masuk ke dalam intake manifold. Setelah itu IAT sensor ini akan mengirimkan sinyal output berdasarkan suhu udara masuk yang dideteksi ke ECU. Sinyal output ini kemudian digunakan oleh ECU sebagai salah satu dasar untuk mengatur seberapa banyak penginjeksian bahan bakar yang akan diinjeksikan oleh injektor kedalam ruang bakar.
Gambar sirkuit kelistrikan IAT sensor
IAT Sensor pada mesin injeksi tipe L-EFI menyatu dengan Air flow sensor (MAF sensor). IAT sensor biasanya berada disaluran antara filter udara dan throttle body, sedangkan pada mesin injeksi tipe D-EFI, IAT sensor biasanya berada setelah air filter.

IAT Sensor ini menggunakan komponen elektronik berupa thermistor yang digunakan sebagai pendeteksi temperatur udara yang masuk ke dalam intake manifold. Besar kecilnya tahanan pada komponen thermistor ini berubah-ubah sesuai dengan tinggi rendahnya suhu atau temperatur udara yang melewatinya.
Gambar Konstruksi IAT sensor
Thermistor yang digunakan pada IAT sensor  adalah thermistor NTC (Negative Temperature Coeffisien) yang artinya perbandingan antara temperatur udara dan tahanan pada IAT sensor adalah berbanding terbalik. Semakin tinggi temperatur udara yang masuk ke dalam intake manifold maka tahanan pada thermistornya akan semakin rendah, dan sebaliknya bila semakin rendah temperatur udara yang masuk ke dalam intake manifold maka tahanan pada thermistornya akan semakin tinggi.

Cara Kerja IAT Sensor

Gambar wiring IAT sensor
ECU akan memberikan sinyal tegangan sebesar 5 volt ke IAT sensor melalui internal resistor sebagai tegangan input. Nilai tegangan ini akan berubah sesuai dengan kondisi dari temperatur udara yang masuk ke dalam intake manifold karena sifat IAT sensor yang memanfaatkan thermistor jenis NTC. Fluktuasi dari tegangan yang ditimbulkan oleh IAT sensor ini akan dideteksi oleh ECU sebagai perubahan temperatur udara yang masuk pada sensor dan menjadi sinyal inputan dari ECU yang nantinya sebagai salah satu dasar untuk menentukan seberapa banyak penginjeksian bahan bakar yang harus diinjeksikan oleh injektor ke dalam ruang bakar. 


Demikian artikel tentang fungsi dan cara kerja IAT sensor pada sistem injeksi, semoga dapat menambah wawasan tentang ilmu otomotif, jangan lupa kunjungi juga ulasan berikut ini.
Previous
Next Post »

Panduan Service Berkala Mobil 40.000 Km

Panduan Service Berkala Mobil 40.000 Km,- Sebagai pemilik mobil kita wajib  mengetahui cara atau prosedure merawat dan menjaga mobil kita. ...