Komponen Pada Master Rem (Cylinder Master) Pada Sistem Rem Hidrolik Beserta Fungsinya

Komponen Master Silinder pada Sistem Rem Beserta Fungsinya Masing-Masing, Sistem Rem secara garis besar dibagi menjadi 3 yaitu rem kaki, rem parkir dan rem tambahan, Sedangkan rem kaki juga dibagi menjadi 3 juga ditinjau berdasarkan media pemindah tenaganya yaitu Rem Mekanik, Rem Hidrolik, dan Rem Pneumatik, Rem mekanik menggunakan media batang logam atau kawat baja sebagai media pemindah tenaga dari pedal rem ke kanvas rem, begitu juga dengan rem hidrolik yang menggunakan media cairan berupa minyak rem dan rem pneumatic yang menggunakan media udara yang bertekanan, Pada sistem rem hidrolik terdiri dari beberapa komponen, salah satu komponen pada sistem rem hidrolik yaitu master silinder (Cylinder Master)

Komponen Pada Master Rem (Cylinder Master) Pada Sistem Rem Hidrolik Beserta Fungsinya


Master silinder sendiri berfungsi untuk menaikkan tekanan dari pedal setelah pedal diinjak oleh pengemudi, yang nantinya tekanan dari pedal akan dirubah menjadi tekanan hidrolik pada master silinder yang kemudian digunakan untuk menekan piston pada kaliper atau silinder roda yang terdapat pada tiap-tiap roda.

Baik pada rem hidrolik tipe tromol maupun cakram tetap menggunakan master silinder pada sistem remnya. Master silinder rem terletak setelah pedal, namun pada kendaraan yang menggunakan booster rem, master silinder terletak setelah booster rem. Pada umumnya terdapat dua tipe master silinder rem yaitu tipe tunggal dan tipe tandem atau ganda.

Komponen Pada Master Rem (Cylinder Master) Pada Sistem Rem Hidrolik Beserta Fungsinya


Fungsi Komponen-Komponen Master Silinder Rem

1. Reservoir Tank

Komponen master silinder ini berfungsi untuk menampung cairan rem pada kendaraan.

2. Diafragma

Komponen master silinder ini berfungsi sebagi seal atau perapat yang melindungi minyak rem dari kontaminasi udara luar secara lagsung.

3. Level Sensor

Komponen master silinder berfungsi Untuk membirikan informasi berupa isyarat ketika Volume minyak rem kurang atau habis.

4. Master Silinder Body

Komponen master silinder ini berfungsi sebagai tempat bekerjanya komponen-komponen master silinder rem.

5. Primary Piston atau Piston 1

Komponen master silinder ini berfungsi mengkompresikan minyak rem didalam master silinder, biasanya saluranya menuju roda depan untuk system rem dengan pipa konvensional atau untuk kendaraan dengan tipe FR, sedangkan untuk kendaraan tipe FF yang menggunakan saluran pipa diagonal( untuk roda depan kanan dan roda belakang kiri).

6. Secondary Piston atau Piston 2

Komponen master silinder ini berfungsi mengkompresikan minyak rem didalam master silinder, biasanya saluranya menuju roda belakang untuk system rem dengan pipa konvensional atau untuk kendaraan dengan tipe FR, sedangkan untuk kendaraan tipe FF yang menggunakan saluran pipa diagonal( untuk roda depan kiri dan roda belakang kanan).

7. Pegas Pengembali (Return Spring)

Komponen master silinder ini berfungsi untuk mengembalikan piston baik secondary piston maupun primary piston ke posisi semual pada saat pedal rem dilepas.

8. Return Port

Komponen master silinder ini berfungsi sebagai lubang katup pengembali minyak rem dari ruang tekanan ke tangki cadangan atau reservoir tank.

9. Inlet port

Komponen master silinder ini berfungsi sebagai lubang masuk atau pengisian minyak rem dari tangki cadangan ke ruang tekanan.

10. Outlet Port

Komponen master silinder ini berfungsi sebagai lubang keluar minyak rem yang bertekanan menuju saluran system rem dan seterusnya ke silinder roda atau ke piston caliper.

Demikian ulasan kami tentang Komponen Master Rem atau Cylinder Master Pada Sistem Rem Kendaraan Bermotor, semoga menambah wawasan anda, kunjungi juga posting kami ini: Cara Kerja RemTromol Pada Mobil Yang Singkat Dan Mudah Dipahami
Previous
Next Post »