Fungsi Transistor dan Cara Pengecekannya, Sangat Mudah Dipraktikkan

15.43
Transistor dan Cara Pengecekannya, – Transistor merupakan Komponen Elektronika Aktif yang paling sering digunakan dalam rangkaian Elektronika, baik rangkaian Elektronika yang paling sederhana maupun rangkaian Elektronika yang rumit dan kompleks ( system elektronika otomotif atau autotronik). Transistor biasanya terbuat dari bahan semikonduktor Germanium, Silikon, dan Gallium Arsenide. Secara umum, Transistor terbagi menjadi 2 Jenis yaitu Transistor Bipolar (BJT) dan Field Effect Transistor (FET).

 Fungsi Transistor

  • Sebagai Penyearah.
  • Sebagai Penguat tegangan dan daya.
  • Sebagai Stabilisasi tegangan.
  • Sebagai Mixer.
  • Sebagai Osilator.
  • Sebagai Switch (Pemutus dan Penyambung Sirkuit).
Transistor adalah Komponen Elektronika yang terdiri dari 3 Lapisan Semikonduktor dan memiliki 3 Terminal (kaki) yaitu Terminal Emitor yang disingkat “E”, Terminal Base (Basis) yang disingkat “B” serta Terminal Collector (Kolektor) yang disingkat “C”. Berdasarkan strukturnya, Transistor sebenarnya merupakan gabungan dari sambungan 2 buah dioda. Berdasarkan struktur tersebut, Transistor dibagi menjadi 2 tipe yaitu Transistor tipe NPN(Negatif-Positif-Negatif) dan Transistor tipe PNP(Positif-Negatif-Positif) yang biasa disebut dengan istilah Transistor Bipolar (transistor yang memiliki 2 polaritas dalam membawakan arus listrik).
  

Cara Pengecekan Transistor

Kita dapat menggunakan Multimeter untuk mengecek ataupun menguji apakah sebuah Transistor masih dalam kondisi yang baik atau sudah dalam kondisi rusak. Dalam hal ini admin akan mengulas cara pengecekan transistor menggunakan multitester analog.

# Cara Pengecekan Transistor PNP
  • Atur Posisi Selektor pada Posisi OHM (Ω) x1k atau x10k
  • Hubungkan Probe Warna Merah pada Terminal Basis (B) dan Probe Warna Hitam pada Terminal Emitor (E), Jika jarum bergerak ke kanan menunjukan nilai tertentu,(Transistor tersebut dalam kondisi baik) dan jika jarum diam (Transistor tersebut dalam kondisi rusak).
  • Pindahkan Probe Warna Hitam pada Terminal Kolektor (C), jika jarum bergerak ke kanan menunjukan nilai tertentu (Transistor tersebut dalam kondisi baik) dan sebaliknya jika jarum diam (Transistor tersebut dalam kondisi rusak).
 # Cara Pengecekan Transistor NPN
  • Atur Posisi Selektor pada Posisi OHM (Ω) x1k atau x10k
  • Hubungkan Probe Warna Hitam pada Terminal Basis (B) dan Probe Warna Merah pada Terminal Emitor (E), Jika jarum bergerak ke kanan menunjukan nilai tertentu,(Transistor tersebut dalam kondisi baik) dan jika jarum diam (Transistor tersebut dalam kondisi rusak).
  • Pindahkan Probe Warna Merah pada Terminal Kolektor (C), jika jarum bergerak ke kanan menunjukan nilai tertentu, (Transistor tersebut dalam kondisi baik) dan sebaliknya jika jarum diam (Transistor tersebut dalam kondisi rusak).
Catatan :
Jika Tata letak Probe dibalikan dari cara yang disebutkan diatas, maka Jarum pada Multimeter Analog harus tidak akan bergerak sama sekali atau “Open”.

Sekian ulasan tentang Transistor dan Cara pengecekannya, silahkan kunjungi juga posting kami berikut: Prinsip Kerja Adaptor DC Dan Rangkaiannya.
Previous
Next Post »

Panduan Service Berkala Mobil 40.000 Km

Panduan Service Berkala Mobil 40.000 Km,- Sebagai pemilik mobil kita wajib  mengetahui cara atau prosedure merawat dan menjaga mobil kita. ...