Busi iridium Vs Platinum, Mana Yang Lebih Cocok Dan Lebih Baik??

Perlu sahabat ketahui bahwa terdapat berbagai cara untuk meningkatkan performa mesin mobil sahabat. Mulai darai cara yang paling simpel, sampai dengan cara yang paling ekstrem sekalipun. 
Busi iridium
Busi iridium dan busi standar

Diantara Cara yang paling simple untuk meningkatkan performa mesin yaitu dengan cara mengganti busi standar bawaan pabrik dengan busi platinum, iridium atau busi racing. Akan tetapi ada beberapa hal yang perlu sahabat pertimbangkan sebelum mengganti busi tersebut.

Busi yang kita gunakan haruslah disesuaikan dengan karakter mesin mobil sahabat, baik rasio kompresinya serta kapasitas mesin itu sendiri. Hal ini tentunya agar diperoleh hasil yang optimal ketika sahabat bermaksud melakukan penggantian tipe busi mobil sahabat.

Jenis-Jenis Busi

Busi Standar

Busi standar ini tidak punya nilai lebih untuk kebutuhan berakselerasi, karena busi ini dari pabrikannya didesain dan disesuaikan dengan kemampuan kebutuhan mobil harian pada umumnya.
Busi standar
Busi Standar

Busi standar ini tentunya memiliki usia pakai yang relatif lebih lama serta dapat menghasilkan putaran stasioner mesin lebih stabil. Busi jenis ini sangat cocok digunakan untuk mobil harian dengan putaran mesin rendah dan menengah.

Busi Platinum

Busi platinum termasuk tipe busi panas. Dipasaran busi tipe ini juga dikenal sebagai busi semi racing. Hal ini karena ujung elektroda busi tipe ini memiliki desain sedikit lancip dibanding busi standar.
Busi iridium vs platinum
Busi platinum


Dari segi pemakaiannya,  Busi tipe ini tidak jauh berbeda dengan busi standar. Busi tipe platinum ini dapat menghasilkan tenaga sedikit lebih responsif pada putaran bawah jika dibandingkan busi standar. Busi platinum cenderung memiliki usia pemakaian yang relatif sedikit lebih pendek dibanding busi standar.

Busi Iridium

Busi ini tergolong dalam busi tipe dingin. Ada sebagian besar pecinta otomotif menyebut dengah istilah busi racing yang sangat cocok digunakan di rpm tinggi.
Busi iridium vs platinum
Busi iridium


Karakter yang dimiliki oleh busi iridium atau busi racing dapat menghasilkan akselerasi baik dan RPM tiinggi yang optimal. Selain itu drngan busi iridium ini maka dapat dirasakan tarikan mesin mobil yang lebih panjang, Top speed yang dicapai lebih baik.

Akan tetapi perlu sahabat otomotif ketahui juga bahwasannya busi iridium ini pada saat diaplikasikan pada kendaraan harian maka putaran idle atau stasioner mesin mobil sahabat menjadi kurang stabil. Selain itu pengaplikasian busi iridium pada mesin standar dengan kompresi rendah dapat mengakibatkan usia pakai busi ini menjadi sangat singkat (lebih sering ganti busi).

Hal lain yang perlu sahabat otomotif sekalian ketahui, yaitu kapan waktu yang tepat untuk melakukan penggantian busi mobil sahabat.

Busi atau sering disebut dengan istilah sprak plug sangat berperan penting pada sebuah mesin bensin,  busi inilah yang akan membakar campuran bahan bakar dan udara di dalam ruang bakar pada saat akhir langkah kompresi dengan menghasilkan percikan bunga api yang dibangkitkan dari tegangan tinggi koil pengapian.

Jika busi pada sebuah mesin kendaraan ini mati atau bunga api yang dihasilkan terlalu kecil maka tentunya proses pembakaran didalam ruang bakar tidak dapat terjadi dan alhasil tenaga yang dihasilkan mesin tidak optimal atau bahkan mesin tidak mau hidup. Sehingha sangat penting sekali sahabat mengetahui kapan waktu yang tepat untuk mengganti busi mobil sahabat.

Kapan waktu ganti busi kendaraan

Perlu sahabat ketahui bahwasannya periode penggantian busi sangat bervariasi tergantung jenisnya, berikut ini beberapa acuan yang dapat sahabat gunakan ketika hendak melakukan penggantian busi mobil sahabat:
  • Busi Standar: Busi tipe ini harus sahabat ganti pada saat kendaraan menempuh jarak maksimal 60.000 Km.
  • Busi Platinum dan Busi Iridium: Busi tipe imi harus sahabat ganti pada saat kendaraan telah mencapai jarak tempuh maksimal 240.000 Km.

Kelebihan Busi platinum dan Busi Iridium

Usia pakai atau lifetime busi yang lebih lama, 
Busi tipe ini tidak perlu dilakukan penyetelan celah busi secara periodik.
Percikan bunga api busi yang dihasilkan lebih besar dan stabil.

Faktor yang mempengaruhi performa busi

Perlu sahabat ketahui, bahwasannya terdapat beberapa faktor yang dapat mempengaruhi performa sebuah busi. Berikut ini beberapa faktor yang mempengaruhi performa busi pada sebuah mobil:

A. Bentuk elektroda busi
Bentuk elektroda tengah busi yang berbentuk bulat akan lebih sulit bagi busi ini untuk melepaskan muatan listrik sehingga percikan bunga api yang relatif kecil dan kurang stabil sedangkan busi dengan bentuk elektroda tengah yang lebih lancip akan lebih mudah melepaskan muatan listrik sehingga percikan bunga api yang dihasilkan relatif lebih besar dan stabil.

Busi yang lebih mudah melepas muatan listrik ini akan mengakibatkan busi lebih cepat aus, sehingga untuk mengatasi hal tersebut maka elektroda busi dilapisi lapisan platinum (untuk busi platinum) dan dilapisi lapisan iridium (untuk busi iridium) sehingga busi ini akan lebih awet dan percikan bunga api yang dihasilkan besar dan lebih stabil. 

B. Celah elektroda busi
Celah busi akan semakin lebar seiring dengan tingkat keausan busi itu sendiri. Jika keausannya tinggi maka celah elektroda busi juga akan besar, dengan celah yang lebih besar ini maka akan mempersulit loncatan bunga api pada elektroda busi tersebut.

Agar busi tetap dapat menghasilkan percikan bunga api maka diperlukan tegangan coil yang lebih besar hal ini tentunya akan mempengaruhi kestabilan bunga api yang terbentuk jika diabaikan. Oleh Karena itu busi ini (busi standar/ konvensional) dilakukan penyetelan celah elektroda busi secara periodik serta harus dilakukan penggantian pada interval waktu tertentu. 

C. Kerak pada elektroda busi
Kotoran atau kerak yang terbentuk karena usia pakai pada elektroda busi jika tidak dibersihkan secara berkala pada saat melakukan service (pada busi standar /busi konvensional) maka kotoran atau kerak ini akan menjadi penghantar listrik dari elektroda tengah busi menuju elektroda massa atau ground melewati dinding keramik busi sehingga loncatan bunga api busi tidak dapat terbentuk (busi seolah-olah mati).

Demikian ulasan kami  tentang Busi iridium Vs Platinum, Mana Yang Lebih Cocok Dan Lebih Baik??, Semoga dapat menambah wawasan kita semua. Jangan lupa kunjungi juga artikel menarik kami berikut ini.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel