Penjelasan Cara Kerja Rem Cakram Pada Mobil Yang Jelas dan Mudah Dipahami

Cara kerja sistem rem cakram mobil, Disc Brake (Rem Cakram) merupakan sistem pengereman yang cara kerjanya memanfaatkan komponen tambahan berupa piringan (Disc Rotor) yang akan dijepit oleh dua buah kanvas rem untuk memperlambat putaran kendaraan. Beberapa Keuntungan rem cakram (disc Brake) adalah Radiasi panas lebih baik, Bila terkena air lebih cepat kering,serta lebih Responsive.



Selain itu, Disc Brake (rem cakram) juga memiliki keuntungan pada sisi desainnya. Rem cakram memilki desain yang sangat sederhan, karena hanya terdiri dari tiga part utama. Yaitu Piringan Rem ( Disc Rotor), Caliper Rem (Brake Caliper) dan sepatu rem (Brake pad) yang membuat rem cakram ini mudah dalam perawatanya.
Cara kerja sistem rem cakram pada mobil

Tentunya anda bertanya-tanya sebenarnya cara kerja rem cakram pada mobil seperti apa ya?, oleh karena itu kami akan mencoba mengulas Cara Kerja Rem cakram pada mobil,

Cara Kerja Sistem Rem Cakram Pada Mobil:

  • Saat kita menginjak pedal pedal rem, maka pedal rem akan menekan push rod pada master silinder sehingga menekan piston masten silinder, Setelah piston tertekan, menyebabkan piston bergerak  maju dan berdampak mengecilnya volume didepan piston.
  • Kerena Volume didepan piston beisikan cairan minyak rem (Brake Fluid), terjadi pengecilan volume didepan piston menyebabkan fluida terdorong keluar melalui outlet valve menuju outlet house pada master rem.
  • Sesuai hukum pascal bahwasannya tekanan zat cair tersebut akan diteruskan kesegala arah dengan besar tekanan yang sama besar.
  • Melalui selang hidraulis atau saluran minyak system rem, tekanan fluida disalurkan ke dalam brake caliper.
  • Selanjutnya didalam brake caliper tekanan fluida tadi yang telah disalurkan oleh saluran minyak rem, akan diubah menjadi energi mekanis oleh piston caliper pada brake kaliper.
  • Setelah itu Piston caliper akan bergerak untuk menekan brake pad atau kanvas rem yang menyebabkan timbulnya gaya penekanan antara brake pad dan piringan rem (Disc Rotor). Yang kemudian menyebabkan gesekan dan panas sehingga putaran piringan rem (Disc Rotor) tersebut secara berlahan mengurangi laju kendaraan dan akhirnya berhenti.
  • Pada Saat penekanan pedal rem dilepas oleh pengemudi (kita), pegas yang berada di sekitar pedal rem akan menarik pedal rem ke posisi semula.
  • Piston didalam master silinder pun tertarik kembali keposisi semula oleh pegas pengembali pada master silinder atau master rem sehingga volume di depan piston pada master rem membesar.
  • Setelah itu akan timbul kevakuman yang mengakibatkan fluida akan tersedot ke dalam volume didepan piston pada master silinder dan sebagian akan kembali ke reservoir tank yang kemudian gaya pengereman antara brake pad dan piringan rem (Disc Rotor) akan terlepas, yang menyebabkan piringan terbebas dan dapat berputar seperti semula sehingga tidak terjadi proses pengereman.
Demikian ulasan tentang Cara Kerja Rem Cakram Pada Mobil, semoga bisa menambah wawasan dan pegetahuan anda, silahkan kunjungi pula ulasan kami ini: Fungsi Komponen rem tromol pada mobil yang harus kalian ketahui.
Previous
Next Post »