Fungsi Dan Cara Kerja OCV (Oil Control Valve) Pada Mesin Dengan Teknologi VVTI

06.30
Fungsi Dan Cara Kerja OCV (Oil Control Valve) Pada Mesin Dengan Teknologi VVTI,- OCV atau sering disebut dengan istilah Oil control valve berfungsi untuk mengatur pembukaan saluran oli menuju vvt-i controller.

Fungsi OCV Valve (Oil Control Valve) 

Gambar letak OCV pada Mesin Mobil
OCV akan mengatur besar tekanan hidrolik yang dimasukkan menuju Advance chamber dan retarding chamber yang terdapat pada VVT-i Controler dengan mengatur posisi Spool Valve sesuai dengan signal duty yang diberikan oleh ECU sehingga katub isap akan membuka secara bervariasi sesuai kondisi mesin berdasarkan input sinyal dari kecepatan mesin, IAT sensor, TPS sensor,  MAP sensor, CMP sensor,  Serta WTS sensor.


Gambar Konstruksi OCV (Oil Control Valve) 

Cara Kerja OCV Valve (Oil Control Valve) 

Gambar mekanisme kerja OCV pada teknologi VVT-i
Timing Advance
Pada saat sinyal duty ratio dari ECU besar (Heavy)  Maka posisi spool valve akan bergerak kekiri,  sehingga pada tekanan oli akan masuk menuju mekanisme vvt-i  melalui advance chamber (advance chamber terbuka) dan pada saat yang sama retard chamber terjadi pengosongan oli (retard chamber tertutup),sehingga hal ini akan mendorong mekanisme vvt-i pada  intake camshaft untuk memajukan timing bukaan katub hisap. Untuk lebih jelasnya silahkan amati gambar dibawah ini. 
Gambar posisi timing advance pada ocv
Timing Holding
Pada saat sinyal duty ratio dari ECU stabil atau sedang  (Hold)  Maka posisi spool valve akan bergerak tertahan diposisi tengah sehingga tidak terjadi perubahan tekanan oli yang masuk menuju mekanisme vvt-i baik pada advance chamber maupun retard chamber sehingga hal ini akan menahan posisi mekanisme vvt-i pada pada posisi holding dan intake camshaft tidak akan memajukan atau memperlambat timing bukaan katub hisap. Untuk lebih jelasnya silahkan amati gambar dibawah ini. 
Gambar posisi timing holding pada OCV
Timing Retarding
Pada saat sinyal duty ratio dari ECU kecil (light)  Maka posisi spool valve akan bergerak kekanan sehingga pada tekanan oli akan masuk menuju mekanisme vvt-i  melalui retard chamber (retard chamber terbuka) dan pada saat yang sama advance chamber terjadi pengosongan oli (advance chamber tertutup),sehingga hal ini akan mendorong mekanisme vvt-i pada  intake camshaft untuk memundurkan atau memperlambat timing bukaan katub hisap. Untuk lebih jelasnya silahkan amati gambar dibawah ini. 
Gambar posisi timing retarding pada OCV
Cara Memeriksa Kerja OCV
Ada dua cara untuk memeriksa kerja OCV,yaitu:

Menggunakan Scanner EFI
Pemeriksaan ini dapat dilakukan pada menu aktif test atau aktuator tes pada engine scanner. Saat menggunakan aktif test, bisa dipilih secara bertahap pengujian kerja ocv ini, mulai minimal hingga maksimal hingga mesin mati, tentu saja hal ini dilakukan saat mesin idle.

Jika sistem VVT-i dapat dioperasikan melalui Active Test, ini dapat dianggap bahwa sistem VVT-i bekerja normal, yang boleh dikatakan juga bahwa tekanan oli dan filter oli OCV tidak tersumbat atau dalam kondisi baik.

Tanpa Menggunakan Scanner EFI
Pemeriksaan ini dapat dilakukan dengan cara melepas soket ocv kemudian memberi arus listrik secara langsung ke OCV dengan tegangan baterai 12 volt. kutup positif dan negatif boleh terbalik, karena kita akan memberi arus listrik pada gulungan spul ocv, ini pun juga sama lakukan hanya saat mesin idle.

Tanda-tanda OCV valve masih baik atau masih bekerja dengan normal adalah saat diberi aliran arus listrik dengan tegangan 12 volt pada soket OCV, maka rpm mesin akan turun dan mesin bergetar dan terkadang mesin akan mati atau mesin langsung mati.


Demikian artikel tentang Fungsi Dan Cara Kerja OCV (Oil Control Valve)  Pada Mobil,Semoga dapat menambah wawasan tentang dunia otomotif, jangan lupa kunjungi juga ulasan berikut ini. 
Previous
Next Post »

Panduan Service Berkala Mobil 40.000 Km

Panduan Service Berkala Mobil 40.000 Km,- Sebagai pemilik mobil kita wajib  mengetahui cara atau prosedure merawat dan menjaga mobil kita. ...